ANGIN. . .
Ya itulah arti namamu yang kuketahui dari pelajaran bahasa jawa di sekolah.
Bayu=angin
Angin adalah udara yang bergerak dari suatu daerah yang memiliki tekanan udara tinggi ke daerah yang bertekanan udara rendah. Sepertinya itulah yang dikatakan guru pelajaran IPA ku sewaktu aku masih duduk di bangku sekolah dasar.
Kau bergerak mendekati hatiku. Awalnya aku tidak merasakan apa-apa karena kau hanya bergerak dengan pelan, lembut, dan tenang. Tak kurasakan hadirmu.
Bagiku saat itu kau hanya sekedar lewat sesaat, membasuh panas dan letihku. Sekali lagi tak terlalu kuhiraukan hadirmu. Bukankah engkau hanya angin yang akan terus bergerak selama ada perbedaan tekanan? Pasti kau akan bergerak lagi dan menjauhiku. Itulah yang aku pikirkan.
Tapi nyatanya aku salah. Kau tak bergerak menjauhiku. Kau terus berputar-putar di tempat aku berdiri.
Hey? Ada apa ini?
Aku mulai mencari jawabannya. Sepertinya dulu guruku lupa menerangkan kalau ternyata angin juga bisa berputar-putar di sekitar kita. Guruku yang lupa menerangkan atau aku yang tidak masuk saat itu?
Aku mulai merasakan kesejukan karena hembusanmu, merasakan ketenangan karena tiupanmu. Dan yang paling parahnya aku mulai merasakan kepanasan saat kau tak ada.
Kau terus menari-nari di sekitarku. Setiap hari, setiap jam, menit, bahkan detik. Kau terus berputar. Mula-mula pelan, kemudian lebih cepat, cepat, dan begitu cepat.
Kau mulai menarikku masuk ke dalam putaran arusmu untuk menari bersama. Ingin kuberhenti, tapi entah kenapa terasa begitu berat. Sepertinya kau adalah angin yang memiliki gaya gravitasi yang begitu kuat.
Tapi apakah angin yang berputar memiliki gaya gravitasi? Aku lupa apakah guruku pernah menerangkannya atau tidak.
Seiring berjalannya waktu aku mulai terbiasa berputar bersamamu. Sering aku bertanya, sampai kapan kita akan berputar bersama? Tapi kau hanya menjawabnya dengan senyum dan terus mengajakku berputar, berputar, dan berputar.
Seharusnya aku ingat kata-kata guru Bahasa Indonesiaku, “Angin yang tenang memang menguntungkan bagi manusia, tapi angin yang bergerak dengan cepat bisa menimbulkan kerugian.”
Tiba-tiba kau berhenti berputar. Aku bingung.
Hey, ada apa ini?
Ayo berputar lagi, cepatlah.
Tapi kau tetap diam.
Seharian aku menunggumu untuk kembali mengajakku berputar. Namun tak ada tanda-tanda kau akan memulainya.
Sampai di suatu sore kau berkata, “Ayo kita lanjutkan!”
Aku ragu. “Tidak! Kau sepertinya sedang tidak ingin berputar bersamaku.”
“Kenapa? Aku ingin menari bersamamu”
“Kau tidak sepenuh hati sepertinya,” jawabku.
“BAiklah jika itu maumu. Aku tidak akan memaksa. Semoga kau menemukan angin lain yang bisa mengajakmu menari lebih baik dari aku. ”
Batinku berkata, “Hey, apa-apaan ini? Angin lain? Apa maksudnya?”
Dan setelah itu kau pergi meninggalkanku.
Seharusnya aku menyadarinya dari awal bahwa angin akan selalu bergerak, tidak akan berhenti di suatu tempat, karena jika itu berhenti namanya bukan angin tapi udara. Sebuah konsep sederhana memang.
Kau berhasil memporak-porandakan isi hatiku setelah kau berputar dengan sangat cepat di dalamnya. Kau menimbulkan kerusakan yang cukup parah dan pergi begitu saja.
SIIIIAAAALLLLLLLLLL :D
Tampilkan postingan dengan label Roman picisan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Roman picisan. Tampilkan semua postingan
Kamis, 15 Juli 2010
Minggu, 15 November 2009
Antara marS dan venus
Kmrn waktU peLajaran b.ing ad resensi buku yg jduLx aq lupa (duduL :D) tp pk0kx tTg marS ma venus gt lah.
Jd,co it dilambAnGin sbg marS,terus ce itU venus.
Apa yang ada d pikiran ce n co it ternyata beDa.
Ketika se0rang wanita bercerita, marah, sebenarx ia hanya inGin mengungkapkan perasaAnnya, terkadang apa yang keluar dari muluTx tidak seperti apa yg diinGinkan hatinya. Namun kebAnyakan pRia mengangGap bAhwa itUlah yang diinGinkan si wanita. Padahal sbnarx bukan seperti itU. Wanita hanya inGin mengungkapan isi hatinya,menyampaikan kekhawatirannya,kegelisahannya,ketakuTannya. Tapi hal itU diartikan lain oleh pRia, dEngan s0k taunya mereka berkata "bAikLah jika ini yang kau inGinkan". Padahal sbenarx bukan it yg diHarapkan oleh si wanita, ia hanya inGin didEngar, dimengerti, dan hanya mengHarapkan jawaBaN "ya aq mengerti" dari sang pRia.
Hanya seperti itU. Wanita tidak menuntUt apa2 ketika ia bercerita, hanya jawaBan "ya aq mengerti".
NB:bdasarkan pengalaman pRibAdi,hahaha.
TeruntUk se0rang "sahaBatq", pahamilah wanita dari suduT pandang se0rang wanita,bukan dari kaCamata se0rang pRia. Sebenarnya bukan seperti ini yg kuharapkan.
(aduUuhHh,s0k2an ah puT,hahaha)
Jd,co it dilambAnGin sbg marS,terus ce itU venus.
Apa yang ada d pikiran ce n co it ternyata beDa.
Ketika se0rang wanita bercerita, marah, sebenarx ia hanya inGin mengungkapkan perasaAnnya, terkadang apa yang keluar dari muluTx tidak seperti apa yg diinGinkan hatinya. Namun kebAnyakan pRia mengangGap bAhwa itUlah yang diinGinkan si wanita. Padahal sbnarx bukan seperti itU. Wanita hanya inGin mengungkapan isi hatinya,menyampaikan kekhawatirannya,kegelisahannya,ketakuTannya. Tapi hal itU diartikan lain oleh pRia, dEngan s0k taunya mereka berkata "bAikLah jika ini yang kau inGinkan". Padahal sbenarx bukan it yg diHarapkan oleh si wanita, ia hanya inGin didEngar, dimengerti, dan hanya mengHarapkan jawaBaN "ya aq mengerti" dari sang pRia.
Hanya seperti itU. Wanita tidak menuntUt apa2 ketika ia bercerita, hanya jawaBan "ya aq mengerti".
NB:bdasarkan pengalaman pRibAdi,hahaha.
TeruntUk se0rang "sahaBatq", pahamilah wanita dari suduT pandang se0rang wanita,bukan dari kaCamata se0rang pRia. Sebenarnya bukan seperti ini yg kuharapkan.
(aduUuhHh,s0k2an ah puT,hahaha)
Langganan:
Postingan (Atom)
